Ikut Arisan…

August 6th, 2008

ArisanDong dong….Kalau yang namanya arisan pasti identik dengan perempuan. Walaupun dijaman sekarang ini udah banyak juga kaum adam yang mencoba menabung lewat arisan.”Jeng sarah, kalau nomornya keluar jangan lupa traktir saya di bakso mang ujang ya.baksonya besar-besar lho jeng”.gitulah kira-kira suasana arisan sebelum nomornya dikocok dan ditarik. Halah..

Jenis arisan ini yang aku tau ada beberapa macam, tapi yang paling sering aku rasain itu ada arisan mangga,arisan jambu, arisan rambutan dll. Wadouuwww, itu manisan bay. Ukh, ngaco nih udah ceritanya. Hihihi..sebenarnya sih aku gak tau menahu tentang arisan. Tapi sok tau aja karna pengen cerita tentang dunianya arisan. Saking ngetrendnya arisan ini sampai dijadiin judul sinetron. Tapi untung aja ceritanya gak melulu adegan ibu-ibu lagi ngocok mangkok berisi nomor-nomor.

Jum’at lalu, aku dapat surat dari salah satu smu negeri di lokasi kerjaku. Dibuka eh ternyata undangan untuk ikut arisan ibu-ibu darma wanita PGRI. Bercanda nih mungkin yang ngundang, aku ngebathin. Mau ngapain ntar disana, apa disuruh gabung sama ibu-ibu guru trus nanya, “bu gmana murid-murid disekolahnya, apa sudah pada pup di kamar mandi atau masih suka pup dihalaman upacara bendera?” atau diminta untuk Bantu kocokin nomor nih. Bingung juga disaat diminta untuk hadir di acara itu. Karna ini suatu hal yang langka dalam sejarah pekerjaanku, diundang arisan ibu-ibu. Akhirnya mastiin dengan ke pihak sekolah,
“Tuuuutttt…..Tuuuttttt…Tttuuuutttt….” henpon si bapak wakasek gak pake nada sambung.


Gak lama suara berat sibapak pun nongol juga.


“halo pak yogi, selamat siang” kata sibapak manggil aku bapak.
“selamat siang pak”sahut aku dengan ramah.
“saya mau mastiin tentang kegiatan yang disebut di undangan dari sekolah bapak, apa yang bisa saya bantu pak?” kataku dengan hati cemas.
“ohh tentang undangan itu pak. Kami memang sengaja ngundang perusahaan bapak untuk mengisi acara arisan bulanan para guru disekolah kami. Apa saja pak, mau sosialisasi produk seperti seminar kmaren atau jual voucher” bapak itu menanggapi dengan penuh semangat.

Masih bingung karna mikir gmana caranya ya kalau mau sosialisasi di acara arisan. Kira-kira mau pake gaya apa ya, gaya pemain sinetron arisan atau gaya emakku lagi ikut arisan keluarga. Halah, boro-boro mikirin gaya, mikir kata-kata arisan aja udah bingung.

“siap pak, kami siap mengisi acara disekolah bapak. Senin besok setengah jam sebelum acara kita sudah ready. Ada hal lain yang perlu kita lakukan pak?” tanpa mikir panjang aku pun mengiyakan permintaan si bapak.
“gak ada pak, itu saja saya rasa sudah cukup. Kami pasti sangat senang jika senin nanti bapak tidak ada halangan hadir diacara kami. Terimakasih pak yogi” dan si bapak langsung menutup henponnya.


Dan akupun masih melongo dan berpikir kira-kira ibu mana ya yang dapat arisan, mudah-mudahan nomorku keluar nih, halah.


Arisan pun tiba….


Berhubung karna acara arisannya disore hari, aku pun kembali memastikan kembali kegiatan seperti apa yang mereka inginkan. Jawaban yang aku terima pun sama dengan jawaban pada hari jum’at lalu, sosialisasi diri eh sosialisasi produk dan program Telkomsel. Tapi aku cukup bangga diundang pihak sekolah, brarti program yang selama ini kami jalankan untuk sekolah-sekolah berhasil dan sekolah sudah merasa dekat sehingga mau mengajak perusahaanku untuk mengikuti kegiatan arisan mereka yang notabene sebuah hal yang baru bagi pekerjaanku.hemm..hemm..selamat buat tim. But it’s so good karna bisa dekat dengan banyak komunitas.

Tiba diacara arisan, aku dan tim yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya langsung bergabung dengan para ibu-ibu dan bapak-bapak guru. Setelah 1 jam lebih mendengar dan melihat suguhan acara mereka, akhirnya giliranku tiba juga. Trus aku pun memulai cuap-cuap didepan ibu-ibu,”ibu-ibu..saya ganteng gak? Apa ibu-ibu punya anak gadis yang cantik dan belum punya cowok?silahkan hubungi saya ya bu kalau ibu berminat. Hayoo sekarang kita mulai melelang diri saya ya bu. Dimulai dari Rp.199.999,-”lalu ibu-ibu pun saling berlomba….lomba-lomba keluar dari ruangan mau muntah.hahaha..just kidding.

Aku pun mulai sosialisasi program Telkomsel dengan gaya seorang anak yang memohon perhatian ibunya.hehehe…supaya ibu-ibunya mau dengar. Bukan apa-apa, berapa kali pengalaman bicara didepan ibu-ibu selalu aja gak ada yang focus. Gak tau mereka pada gak ngerti atau terpukau dengan kegantenganku. Tapi alhamdulillah, kali ini para ibu mendengarkan dan banyak yang nanya. Artinya mereka mau mengerti. Selesai dan aku pun pamit ke ibu-ibunya dan langsung cabut ngeliat pertandingan Futsal yang juga kami sponsorin.

Baidewei, tentang arisan aku pernah dengar kalau disalah satu kota di Indonesia ini ada arisan ibu-ibu atau seringnya sih disebut tante-tante yang konon hadiah arisannya itu kunci kamar . Hah, kunci kamar ?? ini bukan sembarang kunci kamar, kunci kamar hotel tepatnya. Katanya sih setelah kita buka kamarnya maka hadiah sebenarnya sudah menunggu dikamar itu. Guess what is the prize? A man. Ya seorang laki-laki. Dan katanya lagi sih laki-laki itu untuk muasin nafsu si tante yang udah ditinggal para suaminya. Eh bener gak sih ini ada? Hemm..pengen jadi laki-laki yang didalam kamarnya.hahaha….

Aneh tapi asik yaaa..


* hayooo bu, bulan depan giliran siapa nih dapat kunci kamarnya..gleg
* kalau di medan arisan itu sering juga disebut main jula-jula.
* mudah-mudah keakraban dengan pihak sekolah trus berlanjut.


AlwaYs SmiLe
Bayou_oo

Salah Sebut Nama

June 27th, 2008

logo osisweleh, gak terasa udah hampir setengah tahun blog ini dicuekin. sampai kena banned pula itu. malu dunk bay,hihihi..abis gmana bloggers, mau ngelanjutin eh selalu gak sempat*alasan,padahal malas,hihihi..* tapi ini nih,akhirnya bisa ngelanjutin cerita-cerita tak berguna di blog yang ntah apa-apa ini. hehehe…

Konon katanya masa yang paling indah dari hidup seseorang itu adalah ketika hidup di dunia SMA. Napa kok SMA bukan SMU ya? karna aku itu hidup pada Jaman dimana itu disebut Sekolah Menengah Atas alias SMA. Dijaman serial lupus masih getol-getolnya disiarin sama tv swasta. Pokoknya lupus itu jadi patokan anak-anak SMA jaman dulu untuk bergaya. Dari cara berpakaiannya terutama. Yah biar dibilang Gaullah. Padahal terkadang bukan terlihat seperti lupus tapi terlihat seperti orang kena penyakit lupus. Haiiikk.. Kalau jaman emak aku ya Titik puspa atau Emilia contesa. Kalau jaman anak wak tetangga aku Trio Libels. Eh ini bukan cerita artis per jamannya ya.

Kalaupun ada hal yang selalu membuat sama anak sma dengan smu yaitu sama-sama suka cabut. Aku sih gak tau sejak jamannya siapa urusan cabut mencabut ini dimulai. Kalau jamannya Einsten mungkin orang pada belum sekolah jadi gak ada istilah cabut. Hemm..atau mungkin sejak jamannya siti nurbaya?? Hah..ngarang. tapi yang pasti tradisi ini memang sulit untuk dihapuskan. Salah satu pelajaran yang sempurna diserap para junior di sekolah ya ini, CABUT.

Kalau diingat track record aku untuk urusan cabut ini, aku tergolong siswa yang jarang cabut. Yah dalam 3 tahun Cuma kira-kira 7 kalilah dalam seminggu.hah, 7 x seminggu??? Ya sama aja gak pernah masuklah.hehehe…tidak..tidak aku bohong. Maksud aku paling-paling 7 kali dalam 3 tahun. Pasti readers irikan aku bisa 7 kali cabut..gedubrakk, perasaan banyaklah siswa yang lebih banyak cabutnya. Segitu kok di irikan ya. dari sekian dikit cabut itu, semuanya berjalan dengan lancer dan tidak susah payah dengan memanjat tembok belakang sekolah. Dan tidak harus dikejar-kejar anjing sama babi karna ngelewatin kebun orang lain. Aku cukup janjian malam sebelumnya dengan temenku yang punya mobil dan sekolah ditempat lain. “Jam istirahat pertama datang ya ke sekolah, jemput aku.” Sahut aku diujung gagang telpon rumahku. “Okeh Gi, ajak yang laen juga ya.” jawab temenku di ujung gagang telpon rumahnya.Oh ya, Yogie panggilan aku waktu sekolah dulu.

Siangnya selepas istirahat kedua, mobil temenku udah standby diparkir dan nyelononglah aku dan temen-temen yang lainnya nyusul masuk ke mobil. Kita sebut mobil teman kami itu “Run without shadow Car” karna kami cabutnya gak ninggalin bayangan. Ya iyalah bay, bayangan ente ikut didalam mobil, ya jelas aja bayangannya gak tertinggal. Nah, ini setidaknya hal ini dilakukan 2x seminggu.

Tapi pengalaman yang paling gak bisa aku lupain waktu SMU dulu yaitu ngintip guru cewek yang lagi pipis. Haikk..ya gaklah readers, bisa dikeluarin ntar dari sekolah kalau ketahuan. Bukan sekedar dikeluarin mungkin tapi di coret dari daftar manusia yang boleh sekolah di bumi ini. Wuih dimana lagi aku harus mengadu, apa kepada rumput yang baru di eeekin sama lembu atau kepada angin yang keluar dari pantat aku?? Hah..untung itu bukan menjadi salah satu kejahatanku waktu sekolah dulu.

Pernah suatu waktu aku lagi istirahat ma kawan-kawan yang lain, temen aku Sahrial ngelintas sendirian agak jauh dari tempat kami ngumpul.

”Woi al, mau kemana kau?”Tanya salah satu temen aku.
”Mau sholat dhuha dulu bentar.” Jawab si Sahrial.

Biasanya pada waktu jam isitirahat, selalu ada aja guru yang standby diperbatasan lokasi istirahat anak smu. Sekolahku dulu emang terkenal ketat kali. Semua-semuanya diatur dengan secara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Halah kayak teks proklamasi aja ya. Sehingga areal istirahatpun harus dikasi gari yang jelas supaya tidak dilanggar. Ini mungkin seringnya anak-anak sekolahku dulu cabut ya.

Kali ini sial buat aku, ketika aku mau manggil dengan suara lantang temenku Sahrial. Ternyata yang keluar dari mulut lantamku ini……Saaaarrrriiiimmmmaaaaaaaaaaannnn. Sontak guru yang sedang menjaga diperbatasan tadi ngeliat ke arah aku. Napa dia ngeliat ke arahku readers?? Karna dia namanya pak Sariman, Sariman Al-Farouk Guru Sejarah Islam. Matilah aku, aku sudah salah sebut nama waktu mau panggil temanku Sahrial. Makan yang ku makan langsung ku telan tanpa di kunyah sambil tertunduk pura-pura gak tau kejadian. Apa boleh buat, nasi udah jadi bubur, Sejak saat itu Angka 5 atau paling tinggi 6 selalu menghiasi rapor agamaku. Padahal sebelumnya minimal angka 8 selalu hadir kalau pelajaran si bapak. Bukan mau niat sombong nih readers, aku kan tamatan pesantren.hehehe…jadi kalau pelajaran agama di smu dulu ya sudah hafal semua. Abis itu semua pelajaran waktu masih dipesantren dulu.

Semenjak kejadian salah panggil itupun, si bapak itu gak pernah negur dan ditegur lagi.weleh weleh..ya sudah nasibmu lah nak, kata mamak ku dengan gayanya sambil tidur di sofa ruang tv.

Bla..Bla
*) Maafkan muridmu ini Pak Sariman, gak sengaja kok.
*) Akibat tidak fokus bercampur gak suka dengan Guru nya..hehehe..
*) Temen aku yang sering jemput buat mbolos itu sekarang udah jadi kontraktor..hemm..salut juga.


AlwaYs SmiLe
Bayou_oo

Telat, Jadilah terbirat-birat

January 28th, 2008

Kebiasaan telat pada manusia kayaknya sudah menjadi hal yang wajar. Mau itu telat ke kantor, ke sekolah, telat makan hingga telat datang bulan. Kalau ini ada 2 kemungkinannya dan hanya untuk kaum hawa, pertama karna hamil. Jenis penyebab pertama ini banyak juga yang dihindari, karna hamilnya diluar nikah. Kalau istilah dikampung aku, ngandung dulu baru ngundang. trus kedua karna memang tidak teratur datang bulannya.haiiiaaa..setidaknya itulah yang aku tau sejak pacaran sama cewek yang berasal dari golongan manusia.

Tapi tetap aja ada manusia yang gak pernah telat. Dan orangnya pasti laki-laki. Sungguh sebuah perilaku yang sangat sulit untuk ditiru.Ingat, perempuan pasti pernah telat, setidaknya telat datang bulan.hihihi..

Salah satu kejadian telat waktu smu dulu, aku di jemur dilapangan upacara sambil hormat bendera dengan kaki diangkat sebelah. Tentunya aku gak sendirian, karna teman-teman yang lain ada yang ikut telat juga. Sebenarnya aku hampir aja selamat dari hukuman itu. Karna letak rumah ku dengan sekolah ku sangat dekat, mau gak mau kebiasaan telat ini menjadi sebuah tantangan. Halah, kayak mau disuruh makan kecoa plus taik cecak di fear factor aja ya. Biasanya aku masuk ke sekolah lewat kebun penduduk yang persis dibelakang gedung sekolahku. Walaupun ngelewatin kebun kelapa plus ilalang yang sangat jarang di potong, tapi tekat untuk melewati area itu gak pernah nyusut.

Ketika memasuki daerah sekolah, aku dan kawanku bertiga(aku, vidi dan dian) ngeliat udah banyak murid yang tertangkap karna telat. mereka dibarisin di tangga dekat ruangan kelasku. Nah, saat itulah timbul ide yang sebenarnya sangat simple. Karna setelah melewati kebun itu langsung ketemu gedung sekolah, aku dan kawan-kawanku ngelempar tas kami ke kelas kami yang berada di lantai 2. tentunya dengan harapan kami dapat berjalan longgang-longgang kaki nuju ke kelas tanpa disangka telat sama guru piket. Usaha ngelempar tas berhasil, rencana kedua pun dilaksakan dengan sebelumnya mengheningkan cipta sambil berangkulan bertiga dan diiringi lagu mengheningkan cipta dengan nada dasar Do. Setelah melewati masa mengharukan itu, kami pun melangkah dengan mantap sambil pasang muka haru melihat teman-teman yang lain telat sedang dimarahi guru piket.

Anak tangga pertama hingga ke sepuluh dari 18 anak tangga berhasil kami lewati. Bukan apa-apa, karna guru piketnya belum ngelihat kami. Dan ketika guru piketnya ngelihat kami, ”hei kamu bertiga, mau kemana kalian”?? teriak guru piket ke arah kami bertiga. ”mau masuk ke kelas pak” jawab kami spontan.

”apa mau masuk ke kelas?? Mau ngelak hukumannya karna telat lagi ya??” tanya bapak guru semakin serrraammm.
”gak pak, kami dari kamar mandi bawah tadi. Kami gak telat kok pak” jawab aku enteng.
”sini kamu” lalu bapak itu menjewer kupingku sambil bilang, ”kau pikir aku gak tahu kalian itu telat. Aku sudah berdiri dari tadi disini menandai siapa saja yang telat dan tidak. Jangan coba bohong sama saya!!”

Wah aku ngebatin, hebat juga bapak ini bisa nandain gini banyak murid.jangan-jangan punya ilmu ni bapak. Karna gak tahan dengan jeweran bapak itu yang sangat kuat, akhirnya aku pun ngaku. Aduh, gagal maning gagal maning rencana kita ntong. Sambil menirukan gaya tuyul di film Tuyul & Mbak Yul lengkap dengan baju itam gosongnya.ya namanya juga usaha, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Itulah motto ku selain sikatlah gigi sebelum tidur. Setelah itu, hukuman-hukuman yang lain pun menyusul karna aku dan temanku masih suka masuk ke sekolah lewat batas waktu ditetapkan sekolah.

Read the rest of this entry »

Trip to Ubud,Bali

December 26th, 2007

Tiba-tiba nada bip bip dari hp ku berbunyi,tanda ada sms yang nyelonong masuk.

From : Mursal tsel NAD
Hai yogi jgn lupa oleh-oleh dari balinya ya.


Haik..maksudnya apa ya bang Mursal ini. Perasaan aku lagi nyeruput Hot Coffee lah di pinggir pantai kuta. Apa mungkin dia tau aku lagi disini ya?? perasaan aku gak ada bilang sama siapa-siapa sambil ngelihat ke atas langit manatau kamera satelit luar angkasa sedang mengawasiku dan dipancarkan langsung oleh salah satu televisi swasta indonesia.wuih gawat nih, bisa ketauan nih aku lagi buat apa di bali. Kweng kweng, dan akupun mengacuhkan sms dari bang Mursal sambil menutup wajah dengan topi takut dimata-matai dari satelit luar angkasa.


Gak lama setelah sms dari bang Mursal masuk, Hp ku berdering tanda ada incoming call.lets see, sambil ngeluarin hp dari saku jeans ku yang sempit terliat dilayar Bang Bodewin yang nelp. Ada apa ya, apa dia minta titip oleh-oleh dari bali juga, aku ngebatin. Hah, betul nih aku lagi di awasi dari satelit. Masih sambil nutup muka, akupun mengangkat henponku, “Halo bang, selamat siang penyembah pohon dari sibolga” kataku sambil meminum sedikit black coffee yang udah mulai mendingin . Bang ewin ini temenku satu perusahaan yang diletakkan di daerah yang terrenal dengan ombak yang disenangai para surfer dunia, Sibolga. Sekitar 8-10 Jam dari Medan.


“anjirr kau, bukan penyembah pohon aku.” Sambut bang ewin diujung hpnya sendiri.


”hahaha…ada apa bang, Mau ngajak maen bilyard atau bowling?? Asal jangan ajak nyembah pohon aja ya..hahaha” sahutku sambil kepanasan.


”memanglah ko anak kurang ajar.eh gi, dengar dulu aku” kata bang Ewin dengan logat bataknya yang hampir gak kerasa.


”ya apa itu bang?? abis diputusin siapa lagi abang??” kataku masih becanda.
“ihh, bandel kali kau. Dengar dulu ya. Kita mau ke bali gi, minggu depan.” Kata bang seolah-olah berbisik padahal kuping aku udah pekak.


Busyett..spontan aku terduduk sambil ngeliat ke atas lagi. Ini betul-betul sedang dipantau kayaknya nih. Bang Ewin ini pasti nyindir nih kalau aku lagi dibali.


“oh ya bang, serius nih??” pura-pura gak senang.
“iya, serius aku.minggu depan berangkatnya.harusnya spv yang berangkat tapi big bos mau staf yang berangkat” kata bang mulai serius.
“oh gitu bang, baguslah kalau gitu. Bisa maen surfing kita ntar, di bak mandi hotel. Hahaha….acara apa dan siapa aja yang ikut bang??” aku pun terpancing serius
“ pers gathering gi, seluruh pic pers tiap daerah yang ikut. Berangkat sek-wartawan-wartawan tiap daerah juga” sambung bang ewin.
“ohh, pers gathering toh.hemm, kayak tahun lalu ya tapi tahun lalu ke ancol.keren dunk bang. Eh Rino ikut gak bang?? Sambung aku juga.
“nah itu dialah gi, dia gak ikut. Duma yang ikut. Kasian juga dia.” kata bang ewin sok perhatian sama Rino.


Rino itu kawan aku juga satu perusahaan tapi di lokasi kerja Pematang Siantar. Sekitar 2-5 Jam dari medan.


”ohh iya, suruh aja dia minta cuti bang. Kalau kamarkan bisa gabung sama kita. Atau ntarlah aku yang telpon dia. Okelah bang aku mau pup dulu nih” pura-pura padahal mau buat tato di lengan.


”kimakmu lah gi, lagi dimana kau ini?? Kok ada suara-suara ombaknya” mulai penasaran.
“aku lagi nonton tv acara free willy bang, jadi ada suara ombaknya. Eh udah dulu ya bang, dah sakit kali nih perut aku. Tercirit dikursi pula ntar”mengalihkan perhatian takut ketahuan.
“okelah, ntar weekend ketemu di medan kita” kata bang ewin sambil menutup henponnya.


Lalu aku pun melanjutkan proses tato-pentatoan di lengan. Karna tatonya Cuma bersifat sementara, maka prosesnya pun tidak memakan waktu berhari-hari.halah, kayak nato rumah aja sampai berhari-hari. Dalam hati, wuih beruntung juga nih aku bisa dalam 1 minggu 2 kali ke bali.hemm….terbayang sudah apa yang mau lakukan minggu depan.

tatto dilenganku yang ala Mie Instant rebus

Read the rest of this entry »

Ku Dorong dan Uangpun tak terkejar

December 10th, 2007

ini merupakan kisah waktu aku kecil dimana aku ditawarin money alias doku bin duit 500 perak asal mau ngedorong motor orang yang mogok di pinggir jalan.

Ceritanya gini neh readers, hemm..kira2 taon 1988 dulu dimana aku lagi Imut2nya(baca:Itam Mutlak) jadi seorang anak manusia.gimana gak imut aku tuh gak pernah absen maupun TA(titip absen) kalau adu maen layang-layang dilapangan. ditengah siang bolong aku & sepupuku selalu ke lapangan nyoba kualitas benang yang baru diedit kandungannya. heleh..heleh..kayak buat program aja bisa diedit-edit. dengan pengalaman bertanding 110 kali dikelas bulu ketek,aku berhasil mengantongi rekor yang sampai saat ini kabarnya belum terpecahkan oleh anak-anak dikampung , 2 win-108 loose.sebuah rekor yang fantastis bukan? i’m so proud with this. gedubrrrakkk…dasar tidak tau diri.

Jadi waktu itu seorang bapak-bapak setengah buaya eh baya dengan wajah ciri khas orang Batak sedang kesulitan nyalain mesin sepeda motornya yang kalau gak salah motornya itu Astrea tujuh tiga atau lebih kerennya ASTUTI. jarang diservice mungkin tuh mesin makanya ngambek gak mau jalan. aku dan sepupuku naldi lagi kiclak kicluk nuju lapangan buat nyari lawan ngadu layangan eh tiba-tiba dipanggil sama bapak itu.

Bapak setengah baya: dek..dek…mau duit ga? kemarilah dulu kallian..
dengan nada keras khas batak bapak itu memanggil.

ngeliat gelagat baik sang bapak, aku dan sepupuku dengan penuh semangat ‘45 datangin tuh bapak.

aku & Sepupu : ya maulah pak, mana duitnya?

sambil cengir2 dalam hati lumayan nih buat nambah uang jajan buat beli lemari es eh es krim.

Bapak setengah baya: ini dek, bantu bapak dorong motornya ya. ntar bapak kasi 500. mau yah?kemaren masih mau idup didorong.

kalau ditahun ‘88 kan itu duit 500 perak itu kira-kira dah sama dengan 5000 dijaman sekarang. sontak aja aku dan sepupuku matanya ijo ngedengar uang yang mau diberi. masih ngedengar aja mataku dah ijo gmana kalau ngeliat ya? bisa merah berdarah mungkin ya.huh,kasian bener ya.

aku & sepupu : mau..mau pak. “sahutku dengan gagap sambil cium-cium kaki bapak itu” halah kayak raja aja bah. yuk kita mulai “sambil ngajak sepupuku ikut bantu dorong motornya.

Satu…dua…tigaaaaaa…..gejleeekkk….gejleeekkkk…gejleeekkk….gejleeekkkk. setelah sekali percobaan mesinya belom mau idop juga. dikit lagi dek, ayo dorong lagi ya,”sahut bapak itu dengan muka merayu tapi tetap seram” aku & sepupuku pun memulai lagi,

Satu…dua…tigaaaaaa…..gejleeekkk….gejleeekkkk…gejleeekkk….gejleeekkkk. kali ini aku & sepupuku disembur asap itam yg datang dari knalpot tuh motor. bleh…bleh..kalau gini bisa gatot(gagal total) dapat 500nya “dumel ku dalam hati” dengan nafas yang mulai terengah-engah, aku & sepupuku sama-sama megang lutut sambil tertunduk tanda mulai berpikir mau buat apalagi ya ntar uangnya.Lho..bukannya otak yang buat berpikir itu dikepala bay? kok malah megang lutut? silahkan tebak sendiri……

kira-kira seperti inilah motor bapak itu

Setelah bapak bertampang batak itu selesai bersih-bersih busi motornya, maka dimulai lagilah usaha mendapatkan duit 500 rupiah tadi. satttuuu…ddduuua….tiggggaaaaa….setelah 7 meter terdorong, jreennggg…jreenggg…jreeenggg…akhirnya idop juga nih motor..tapi saking kencangnya kami ngedorong, bapak tuh melaju sekencang-kencangnya tanpa ingat janji yang telah terucap..
Pak…pak…pak…mana duitnya? pak…500 nyaaaaaa…”jeritkue sambil terlutut”. tapi bapak itu melaju terus sambil meninggalkan kepulan asap itam.

aku & sepupuku pun memaki-maki bapak itu dengan suara yang hampir tak terdengar karna letih ngedorong motor bapak itu.Yahh…yah…dasar gak rejeki…ini gara-gara udah terblink-blink alias tersilaukan dengan uangnya dulu daripada cara kerjanya.huh..


Nasehat : 1. Mintalah uang muka sebelum mendorong kendaraan yang mogok.
2. Letakkan jari telunjuk ke sisi kepala kalau mau berpikir bukan ke lutut.
3. Image Sourcenya udah lupa dari mana,maaf ya mbah


AlwaYs sMILe
Bayou_oo

Kaca Semprong

November 21st, 2007

Gak ada hujan, gak ada tukang jual pecel plus tempepenyet, datang seorang bapak datang ke kantorku, langsung nyelonong ke meja pelayanan tanpa membuka sepatunya terlebih dahulu. eh kok dibuka sepatunya?? oh iya aku aja bingung..hehehe. emang masuk mesjid bay pake buka sepatu?? dengan tampang yang sedikit..ihhhh..takuuuuutt, tapi cengengesan sama petugas pelayanan maka terjadilah percapakan. kira-kira beginilah percakapan yang terjadi antara petugas pelayanan dengan si bapak:

Petugas pelayanan : Selamat siang pak, silahkan duduk. ada yang bisa saya bantu?
si Bapak : emm..begini dek. aku mau buat kartu hallow. apa sajja syaratnya? *dengan logat batak kental*
Petugas pelayanan : mudah saja pak,fotokopi KTP yang valid plus biaya materai 6000 rupiah. ini formnya pak, silahkan diisi. *sambil meminta KTP untuk difotocopy*
si Bapak : apa harus diisi semua ini dek? biiingggung aku *masih dengan logatnya*
Petugas pelayanan : gak usah pak, cukup yang saya tandai ini saja.selebihnya biar saya aja yang mengisi *sambil menandai dengan pensil kolom-kolom yang harus diisi*

beberapa waktu kemudian selesailah form berlangganan yang diisinya tadi. tapi ada kejanggalan pada form dan KTP sang pelanggan. tertera dikolom nama dan KTP sebuah nama….

Petugas pelayanan : maaf pak,boleh saya tau nama lengkap bapak? *nanya kepanjangan KS yang tertera di nama depannya.*
si Bapak
:
ya itu sajjalah namaku,jangan kau tanyak-tanyyaak lagi. *sambil menarik ingusnya dan celanannya yang tampak longgar lalu memasukkan ktpnya ke dalam dompet*
Petugas pelayanan : maaf pak tapi ini sudah standard peraturan kita. harus di isi dengan nama lengkap.
si Bapak : tak usahlah, rumit kali perraturran kallian.
Petugas pelayanan : tapi pak, ini hanya untuk pengisian pada sistem.
Si Bapak : ya itulah nama lengkapku. tak usahlah pakai nama panjangnya.samma saja itu.

setelah sekian lama negoisasi tapi sang bapak belum mau juga nyebutin nama lengkapnya. tapi petugas tetap gag nyerah. ntah angin apa dan dari mana tiba-tiba dia keluar….dengan raut wajah yang sedikit tertekuk, sambil membuka pintu sendiri dan bapak itu berbisik…..sangat berbisik tapi masih terdengar(perasaan berbisik padahal satu ruangan dengar) keluarlah dua kata dari mulut bapak tadi…… “KACA SEMPRONG“…

sontak petugas pelayanan kami dan aku yang kebetulan lagi ketemu vendor diruangan yang sama saling bertatapan…mau terbahak-bahak tapi takut dianggap ngejek..hikk…hikk…hikk… ah kan ketawa juga. dasar bapak itu, malu sama nama sendiri.ternyata nama panjang yang disembunyikannya tadi Kaca Semprong..apa maksudnya yah? mungkin waktu ibu yang ngelahirin bapak itu lagi megang kaca semprong, halah berlebihan kau bay..hehehe…maafkan daku bapak.

Lantas bapak tadi pergi dengan memacu motornya secepat mungkin tanpa menghiraukan form yang telah diisinya.

*orang batak memang suka menyingkat nama depannya, hanya mau memperlihatkan marganya saja karna marga itu merupakan sebuah kebanggaan. eh bener ya,kalok salah dikoreksi ya…hehehehe….
*Imagenya lupa dapat dari mana, udah di googling tapi gak ketemu. permisi minjem imagenya ya bapak/ibu.


Always SmiLE
Bayou_oo

“Doni Ada Band”

November 16th, 2007

Kira-kira 5 bulan yang lalu, setelah diadakan beberapa kali latihan dan seleksi, aku terpilih menjadi salah satu anggota Tim basket untuk pertandingan antar area yang diadain perusahaanku. Yah, walaupun aku itu tau maen basket Cuma Nombok dan Nombok doang..*geplaaackk, Nombok??ngutang maksudmu bay?sadar bay* Ups, maaf ya readers. Maksudku aku cuma nonjok-nonjok lantai dari bangku cadangan.kesallll karna jarang dimaenin. alias cadangan hampir abadi. huhu… Walaupun gitu, aku bersyukur masih bisa terpilih.kasian ya Tim aku.hehe…seng penting bukan mainnya, tapi brangkat ke Jakartanya dan maen digedung nasional itu lho,GRATIS. Hahaha..dasar cowok pas-pasan. Yah lumayankan readers, bisa liburan gratis.

Setidaknya itulah olahraga yang masih andalan kalau lagi pengen cari keringat. Selain…hemm, Triatlon, lompat galah, lempat lembing dan lari sekencang-kendangnya karna di kejar anjing gara-gara nyolong rambutan orang. Sebenarnya sih ini sudah kedua kalinya aku terpilih Tim basket. Mungkin kawan-kawanku belum puas ngelihat aku duduk manis di bangku cadangan kali ya.hehehe…tapi bersyukur juga, walaupun disana cuma jadi penggembira, akhirnya aku dapat pacar baru yang sampai sekarang masih setia mendampingiku..semoga selamanya..amiiiinn.doain juga ya readers.hehehe..

Pertandingan demi pertandingan pun kami jalani, hasilnya…kami menang…gung malu terus.huhuhu…. ini pasti akibat tidak serring-sering mainin aku.hahaha..yang jago-jago aja pun yang maen kalah, apalagi aku maen yah.lebih gak terbayangkan hasilnya, karna pasti lebih kejam dan sadis hasilnya.

Kejadian paling lucu waktu Tim Putri area ku bertanding lawan area pusat. Dengan skill dan gaya maen yang pas-pasan, Tim putri area ku pun bernasib sama dengan tim aku. setidaknya mereka unggul disemangati sama cowok-cowok, karna mereka memang cantik-cantik. Tapi ada suatu kejadian yang paling lucu aku liat selama maen basket, tanpa sadar salah pemain dari area ku memasukkan ke keranjang sendiri. Dengan semangat dan lihai dia men-shot ketika berhasil melewati semua pemain lawan yang tampak terpukau, terbego bin tercirit karna keheranan.Gile tuh anak sampai-sampai harus disadarin sama pemain lawan, “eh mbak, keranjangnya disana.ini keranjang sendiri” sahut salah satu pemain lawan. Spontan dia pun menutup wajahnya takut di photo sama paparazzi biar gak dimasukin headline majalah DUNKS edisi depan dengan judul “Upps, I Think I Dunks My Own Basket AGAIN” Dengan photo sambil menutup wajah.

Eeeeeniwey, ada kejadian yang tak terduga ketika aku dengan kawan-kawanku mau kembali ke Medan. Pas mau naik pesawat, para pramugari yang berdiri menyambut penumpang didepan pintu tersenyum maniiiiss kali dengan aku. Aku pikir ya ini biasa, yang namanya pramugari dimana-mana memang diharuskan tersenyum ramah dengan semua penumpangnya.but its going very weird to me, si pramugari masih aja tersenyum setiap kali melintasi kursiku.trus pake bisik-bisik sama temennya lagi sambil ngeliat ke arahku. Untung aja aku pake kacamata item, jadi mereka gak tau kalau aku ngeliatin mereka juga. Lama-lama jadi ke Ge-eran juga disenyumin trus sama cewek-cewek cakep.

Tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda apapun, salah seorang pramugari nyamperin aku.“Mas, Mas Doni Vokalisnya ADA Band ya?”

Spontan aku kebingungan dan mulai cengengesan sendiri kayak orang gila. Burung-burungpun seolah terbang dan berkicau diatas kepalaku menandakan kegirangan. Gile aja, aku dikira artis. 2 Kawanku yang duduk disebelah ketawa-ketawa sendiri sambil pura-pura gak mau ikut campur.

*masih sambil cengar-cengir*

kalau Doni lagi megang mic, aku malah dijadiin mic sama temenku. cari 5 persamaannya ya..


Aku : hehehe…kok tau? *pura-pura*
Pramugari : hehehe..bener ya mas. *sambil senyum-senyum sama temen pramugari yang lain*
Aku : hahaha…gak kok mbak. Aku bukan Doni ADA Band. Emang mirip ya??*ketawa karna gak tega bohogin pramugarinya.

Pramugari : *dengan raut muka yang masih gak percaya* becanda ya mas? kok mirip ya..
Aku : Yah mbak(lupa namanya), muka kayak sinchan gini kok dibilang Doni Ada band.*coba yakinkan*
Pramugari : Yah Cuma mirip ya, maaf ya mas sudah mengganggu.*sambil berjalan ke belakang pesawat bergabung dengan temen-temennya yang ketawa-ketiwi*

Spontan aku dan kedua temenku tertawa pelan-pelan karna takut mengganggu penumpang lainnya yang ternyata juga ikut senyum-senyum rame-rame melihat kejadian barusan.

Wah mimpi apa aku ya dikira Doni Ada Band. Tampang sih boleh mirip mbak, tapi nasibnya beda. Hahahaha….


*) Ini yang kedua kalinya aku dibilang mirip Doni Ada Band setelah yang pertama waktu aku dan sohibku abe ngem-MC disalah satu Gathering yang diadakan perusahaan.
*) TAPI masa sih aku mirip?? Mirip dengan Stand Mic-nya mungkin ya..*_^
*) Klick here for Image

AlWaYs sMiLE
Bayou_oo

Danau Kasur Ngapung

November 6th, 2007

Seperti biasa aku pulang ke medan setiap Jumat sore.yah istilah keren sering di sebut kawan2 lain PJKA, Pulang Jum’at Kembali Ahad. Huek..huekk..huekk. saking seringnya PP Tg Balai-Medan, aku sampai hafal letak lubang-lubang yang ada dijalan. Bahkan 1 km sekalipun aku udah hafal kalau didepan ada lubang disisi kiri dan tengah jalan. Nah, jadi bisa slowdown beibeh kalau udah dekat jalannya.

Dari kecil gak pernah kebayang kalau dah besar gini nyari duitnya dikampung orang. Halah..terlalu dramatisir ya readers. Tapi ngak apalah, seng penting duite halal.hehehe… kalau dulu waktu ngeliat jadwal Imsakiah dan berbuka puasa, suka ada tulisan kecil-kecil dibawah Jadwalnya kota Medan. Lima Puluh -2 menit, Kisaran -3 menit, Labuhan haji -4 menit. Sambil membayangkan, wah dimana ya daerah aneh-aneh ini berada. Eh gak taunya sekarang yang namanya aneh-aneh tadi malah dikunjungi secara rutin setiap minggunya. Weleh…weleh.

Bai de wey, Teringat kejadian paling na’as yang aku alami waktu kembali dari Medan, hujan deras yang kata security kantorku udah seharian turun menyambut bus yang ku tumpangi. Wah ueennaak nih bobok malam ni, dingiiiiiin. Maklumlah readers, aku kan anak kos yang pas-pasan. Pas pengen tidur pake ac, eh turun hujan. Jadi dingin juga walau tak sedingin ac. Pas pengen makan kepala kakap ikan di asam padeh, eh datang tamu jadi bisa nebeng makan siang pake kepala Kakap GRATIS. Hahaha…dasar gak bermodal kali yah readers. Pas lagi pengen pulang ke medan, eh ada yang ngajak pulang bareng.

Halah..kepanjangan ya ngawurnya…

Okeh kita lanjutin, setelah sampai di kos yang ternyata lampu luarnya lupa diidopin sama bibi, aku langsung ke kamar mandi gara-gara si bird udah gak tahan pengen setoran air pipis.haaaahh legaaaaa..ilang rasanya kejanggalan selama perjalanan. Setelah keluar dari kamar mandi, baru sadar kalau dari dapur sampai kamar aku udah ada genangan air. haik, dari mana pulak air ini masuk? Kataku ngedumel sendirian.

*naluri detektif conan pun muncul*

Dengan sekali pandang dan pake kaca pembesar, ketauan sudah asal aliran air. dari atap cor-an kosan ku.hah..ternyata atap kosan ku bocor. Buru-buru buka pintu kamar dan JREEEEEEENGGGG………………… kasurku* sudah mengambang seperti sampan di danau.buku-buku pinjaman yang hampir jadi milik pribadi ku pun tak luput dihantam air mengambang seperti enceng gondok. Haahh..jadilah sudah kamarku sebuah danau buatan yang langsung ku beri nama Danau Kasur Ngapung.

Malam itupun menjadi malam paling tragis diurutan pertama dari catatan kejadian tertragis dihidupku yang memang sengaja aku list dan Henphone ku yang lenyap di maling ketika aku tidur lelap menjadi urutan kedua. Mulailah aku menggoyang kain pel hingga ke sudut-sudut ruangan kamarku. Keringatpun gak terasa sudah membasahi pipiku..halah..kayak lagu dangdut aja ya. Satu jam dari pukul sebelas malam, lantai kamarku pun sudah mulai kering.

Setelah membersihkan badan, aku pun terlelap diatas kasur yang sudah tidak ngambang lagi dan menikmati mimpi diatas….wani..???#$#%.

Sungguh malam yang sulit dilupakan. semoga tidak terjadi lagi….

*) Kasurku itu terbuat dari bahan karet yang harus di isi angin hingga bisa membentuk sebuah kasur. Makanya bisa ngambang ketika banjir datang.


ALwaYs sMiLE
Bayou_oo

Kicik-Kicik

October 22nd, 2007

Setelah seminggu libur lebaran yang penuh suka cita, akhirnya aku harus kembali menyentuh huruf-huruf keyboard komputerku. Yah..harus kembali kerja lagi. Perjalanan penuh ritual Medan - Tg Balai PP pun harus kembali dilakukan.

Seperti biasa, aku kembali dari Medan menuju tempat kerjaku di tg balai, kota tepi Laut nan panas dimana ikan asin dan jual baju bekas jadi ciri khasnya. Dengan menaiki mini bus yang hampir terkelupas kulitnya, aku pun harus bersabar karna harus ditambah dengan duduk diujung kanan belakang dengan angin yang sangat bebas keluar masuk lewat jendela yang terbuka lebar alias sudah TIDAK ADA lagi kaca jendelanya. plus percikan air hujan yang turun dipertengahan perjalanan.Huh..dasar ini supir bus maunya duit aja tapi ga merhatiin keselamatan dan kenyamanan penumpangnya. Apa mau dikata, dari pada gak kedapatan bus lebih baik kencing berdiri.lho, apa hubungannya ya??

Eeeniwey, seminggu liburan banyak cerita yang muncul. Dari 3 hari makan daging melulu hingga aku harus di kicik-kicik bersama sepupuku. Kicik-kicik?? agak weird gitu memang kedengarannya. aku coba iseng nyari di wikipedia.org manatau kata-kata itu memang ada history nya, lalu muncul pesan seperti ini:

“Maaf, tidak ditemukan hasil yang tepat sama dengan permintaan Anda”.

Gedubrakkk….

Yah,namanya juga usaha.walaupun gak ketemu tapi aku gak putus asa. Aku cari di kamus English-Indonesia John Ecolls, manatau aja sebenarnya kata kicik-kicik itu berasal dari nenek moyangku yang berkebangsaan bulek. Tapi hasilnya tetap sama, bahkan John nya berkata ”Maaf, kalau udah gila please jangan baca kamus saya ya”

huh, awas lu ya John. Tak jadiin bantal ntar buku lu.*padahal selama ini memang udah jadi bantal, hehehe…* .

Finally aku nanya ke ibu-ku,

Aku : Mak, apa sih itu kicik-kicik?

Ibu : *gak dengar karna sambil nyuci baju
Aku : Mak, kicik-kicik apa itu? Sambil ngambil tape didalam kulkas.
Ibu : Yogiiiiiii, tolong ambilkan mamak sabun cuci di dalam lemari itu.

Ibu ku makin gak nyambung malah nyuruh ambilin sabun di lemari.

Aku : Iya mak..
Nih mak sabunnya…
Mak, apanya kicik-kicik itu?

Ibu : apa, kau mau buat licik??


Hah…menahan nafas

Aku : Kicik-kicik mak *sambil mendongoskan bibirku ke telinga ibu ku yang ditutupi rambut keriting ala Meriam bellina di tahun 80an.*

Akhirnya ibu ku pun mendengarnya


Ibu : ohh..kicik-kicik. Itu tradisi adat batak dari keluarga kita. Kalau ada yang kena musibah atau baru sembuh dari sakit kalau dikeluarga kita harus dikicik-kicik. Hemm..di jemput semangatnya. Gitulah bahasa mudahnya. Jadi kalau kau karna kmaren abis operasi makanya dikicik-kicik.


Aku : ohh…jadi karna aku kmaren baru operasi hidung trus harus di jemput semangatnya? Kan aku masih semangat2 aja mak.


Ibu : ya namanya udah tradisi, mau dibilang apa lagi.ntar kalian dikasi makan gitu.karna kalian laki-laki jadi ntar dikasi makannya sama perempuan tertua di keluarga kita.


Aku : tradisi yang uuwnik. Jadi kalau gak di kicik boleh gak mak? lagi pulakan itu dah setaon yang lalu operasinya.


Ibu : ya dah terserahmu, kow bilang aja sama nenek.


Ibuku beranjak dari ruangan cuci pakaian sambil ninggalin aku terpelongok disamping mesin cuci.
Aku pun harus rela ngikutin tradisi yang udah lama terjaga dikeluargaku. Yang artinya aku harus makan daging lagi, bisa kolesterollah ini….ammppuuuuuuunnn.

AlwaYS sMIle
Bayou_oo

Lailatul Bakar, Lebaran pun datang

October 10th, 2007

Jumat lalu, waktu aku pulang ke medan..hemm, dari pintu pagar udah tercium wangi kue yang kayaknya sedang dalam proses pembakaran. Sempat Ngebathin, wah kayaknya aku udah biasalah pulang jum’at gini. Kok pake di buatin kue baker segala ya. Geplaakkk… kena tabok pake pantat wajan gosong.

“Ini untuk lebaran ntar lah Yogie, jangan perasaan gitu ya” jawab emakku sambil mulai mengangkat kuenya yang udah mulai menguning tanda udah mau masak waktu aku bilang, “mak jangan repot-repot ginilah. Kan udah biasa aku pulang tiap jumat gini” sambil ngerasain kue yang udah masak. oh ya, Yogie itu nama panggilanku kalau dirumah, keren juga ya namaku walaupun tak sekeren orangnya. Hehehe…

Well, gak trasa emang ramadhan mau berlalu.biasanya kalau udah minggu terakhir ramadhan gini para ibu-ibu kita pasti udah mulai melakukan ritual wajib di dapur. Ya, ngebuat kue-kue untuk lebaran supaya semakin meriah. Yang sering orang sebut dengan Lailatul Bakar, malam dimana orang-orang udah sibuk bakar membakar kue. Kalau aku sih kebagian peran yang paling penting dalam usaha bakar membakar itu, Quality Control. alias Tester bin tukang rasa bin tukang cicip. Hahaha..keren juga ya sebutan yang pertama, Quality Control. Kayak perusahaan kue besar aja ya. Tapi ya secara kalau mau sukses di dunia bisnis pembakaran kue, memang harus ada ya itu tadi kalau gak mau hasilnya mengecewakan dan lebarannya pun bisa ditemanin dengan kue-kue enak ala home made itu.

Eniwey, ngingat-ingat puasa tahun lalu, kayaknya aku mengalami kemajuan nih. Kalau tahun lalu ada yang bolong, alhamdulillah tahun ini sampai dengan cerita ini naek cetak, aku blum ada yang bolong. Hehehe…berkat ketahanan body yang memang udah dipersiapkan sebelum puasa.bukan apa2, hampir setiap tahun aku selalu sakit, tahun lalu operasi hidung, tahun sebelumnya demam. Wah..gak trasa utang puasa yang harus dibayar udah mulai banyak. Hukk…hukk..

Allright, karna lebaran udah dekat, mudik pun jadi acara paling utama tiap tahunnya. Pasti banyak yang mudik nih ya readers. Hati-hati lho dijalan, kalau naek kendaraan pribadi coba cek dulu segala persiapannya, mulai dari mesin hingga ban dan tak lupa surat-surat penting kendaraan. Kalau ngantuk atau capek, jangan segan-segan berhenti untuk istirahat ya readers. Kalau naek bus umum atau kereta api, hati-hati sama barang bawaan masing. Jangan-jangan ntar malah terbawa barang orang lain, bisa kacau ntar nyampe kampung. dan biasanya yang namanya copet pasti mengais rejeki di tempat-tempat keramaian seperti di stasiun bus atau kereta api. So..harus bener-bener hati-hati ya.

And the end, aku ucapin Minal aidin wal faidzin ya readers, maafin lahir bathin. semoga tahun ini dapat THR lebih banyak lagi ya. hahaha…maksudnya hikmah puasa yang lebih lagi dari tahun lalu. Jadi lebaran tahun ini makin mantap..hehehe..


Salam-salam…
* Kalau mudik, ingat Telkomsel Siaga ya readers. ketik *123#
* Penjual bukaan puasa mulai pergi, penjual kembang api mulai bermunculan.
* Lebaran yang penting hatinya, bukan pakaiannya ya.hehehe…
* Hemm..mau balas dendam makan rendang plus lontong sayur sebanyak-banyaknya dilebaran
* Image 1 dari www.sanyasyari.com dan image 2 dari www.giest.org


AlwaYS sMiLe
Bayou_oo


Designed bywebhostHotelsbg