Ikut Arisan…
August 6th, 2008
Dong dong….Kalau yang namanya arisan pasti identik dengan perempuan. Walaupun dijaman sekarang ini udah banyak juga kaum adam yang mencoba menabung lewat arisan.”Jeng sarah, kalau nomornya keluar jangan lupa traktir saya di bakso mang ujang ya.baksonya besar-besar lho jeng”.gitulah kira-kira suasana arisan sebelum nomornya dikocok dan ditarik. Halah..
Jenis arisan ini yang aku tau ada beberapa macam, tapi yang paling sering aku rasain itu ada arisan mangga,arisan jambu, arisan rambutan dll. Wadouuwww, itu manisan bay. Ukh, ngaco nih udah ceritanya. Hihihi..sebenarnya sih aku gak tau menahu tentang arisan. Tapi sok tau aja karna pengen cerita tentang dunianya arisan. Saking ngetrendnya arisan ini sampai dijadiin judul sinetron. Tapi untung aja ceritanya gak melulu adegan ibu-ibu lagi ngocok mangkok berisi nomor-nomor.
Jum’at lalu, aku dapat surat dari salah satu smu negeri di lokasi kerjaku. Dibuka eh ternyata undangan untuk ikut arisan ibu-ibu darma wanita PGRI. Bercanda nih mungkin yang ngundang, aku ngebathin. Mau ngapain ntar disana, apa disuruh gabung sama ibu-ibu guru trus nanya, “bu gmana murid-murid disekolahnya, apa sudah pada pup di kamar mandi atau masih suka pup dihalaman upacara bendera?” atau diminta untuk Bantu kocokin nomor nih. Bingung juga disaat diminta untuk hadir di acara itu. Karna ini suatu hal yang langka dalam sejarah pekerjaanku, diundang arisan ibu-ibu. Akhirnya mastiin dengan ke pihak sekolah,
“Tuuuutttt…..Tuuuttttt…Tttuuuutttt….” henpon si bapak wakasek gak pake nada sambung.
Gak lama suara berat sibapak pun nongol juga.
“halo pak yogi, selamat siang” kata sibapak manggil aku bapak.
“selamat siang pak”sahut aku dengan ramah.
“saya mau mastiin tentang kegiatan yang disebut di undangan dari sekolah bapak, apa yang bisa saya bantu pak?” kataku dengan hati cemas.
“ohh tentang undangan itu pak. Kami memang sengaja ngundang perusahaan bapak untuk mengisi acara arisan bulanan para guru disekolah kami. Apa saja pak, mau sosialisasi produk seperti seminar kmaren atau jual voucher” bapak itu menanggapi dengan penuh semangat.
Masih bingung karna mikir gmana caranya ya kalau mau sosialisasi di acara arisan. Kira-kira mau pake gaya apa ya, gaya pemain sinetron arisan atau gaya emakku lagi ikut arisan keluarga. Halah, boro-boro mikirin gaya, mikir kata-kata arisan aja udah bingung.
“siap pak, kami siap mengisi acara disekolah bapak. Senin besok setengah jam sebelum acara kita sudah ready. Ada hal lain yang perlu kita lakukan pak?” tanpa mikir panjang aku pun mengiyakan permintaan si bapak.
“gak ada pak, itu saja saya rasa sudah cukup. Kami pasti sangat senang jika senin nanti bapak tidak ada halangan hadir diacara kami. Terimakasih pak yogi” dan si bapak langsung menutup henponnya.
Dan akupun masih melongo dan berpikir kira-kira ibu mana ya yang dapat arisan, mudah-mudahan nomorku keluar nih, halah.
Arisan pun tiba….
Berhubung karna acara arisannya disore hari, aku pun kembali memastikan kembali kegiatan seperti apa yang mereka inginkan. Jawaban yang aku terima pun sama dengan jawaban pada hari jum’at lalu, sosialisasi diri eh sosialisasi produk dan program Telkomsel. Tapi aku cukup bangga diundang pihak sekolah, brarti program yang selama ini kami jalankan untuk sekolah-sekolah berhasil dan sekolah sudah merasa dekat sehingga mau mengajak perusahaanku untuk mengikuti kegiatan arisan mereka yang notabene sebuah hal yang baru bagi pekerjaanku.hemm..hemm..selamat buat tim. But it’s so good karna bisa dekat dengan banyak komunitas.
Tiba diacara arisan, aku dan tim yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya langsung bergabung dengan para ibu-ibu dan bapak-bapak guru. Setelah 1 jam lebih mendengar dan melihat suguhan acara mereka, akhirnya giliranku tiba juga. Trus aku pun memulai cuap-cuap didepan ibu-ibu,”ibu-ibu..saya ganteng gak? Apa ibu-ibu punya anak gadis yang cantik dan belum punya cowok?silahkan hubungi saya ya bu kalau ibu berminat. Hayoo sekarang kita mulai melelang diri saya ya bu. Dimulai dari Rp.199.999,-”lalu ibu-ibu pun saling berlomba….lomba-lomba keluar dari ruangan mau muntah.hahaha..just kidding.
Aku pun mulai sosialisasi program Telkomsel dengan gaya seorang anak yang memohon perhatian ibunya.hehehe…supaya ibu-ibunya mau dengar. Bukan apa-apa, berapa kali pengalaman bicara didepan ibu-ibu selalu aja gak ada yang focus. Gak tau mereka pada gak ngerti atau terpukau dengan kegantenganku. Tapi alhamdulillah, kali ini para ibu mendengarkan dan banyak yang nanya. Artinya mereka mau mengerti. Selesai dan aku pun pamit ke ibu-ibunya dan langsung cabut ngeliat pertandingan Futsal yang juga kami sponsorin.
Baidewei, tentang arisan aku pernah dengar kalau disalah satu kota di Indonesia ini ada arisan ibu-ibu atau seringnya sih disebut tante-tante yang konon hadiah arisannya itu kunci kamar . Hah, kunci kamar ?? ini bukan sembarang kunci kamar, kunci kamar hotel tepatnya. Katanya sih setelah kita buka kamarnya maka hadiah sebenarnya sudah menunggu dikamar itu. Guess what is the prize? A man. Ya seorang laki-laki. Dan katanya lagi sih laki-laki itu untuk muasin nafsu si tante yang udah ditinggal para suaminya. Eh bener gak sih ini ada? Hemm..pengen jadi laki-laki yang didalam kamarnya.hahaha….
Aneh tapi asik yaaa..
* hayooo bu, bulan depan giliran siapa nih dapat kunci kamarnya..gleg
* kalau di medan arisan itu sering juga disebut main jula-jula.
* mudah-mudah keakraban dengan pihak sekolah trus berlanjut.
AlwaYs SmiLe
Bayou_oo












