Senin, 14 Juli 2014

Beberapa Fakta Tentang Palestina

Tragedi Palestina dimulai dengan penculikan dan pembunuhan 3 pemuda Israel oleh pihak Palestina, dan dibalas dengan pembunuhan seorang pemuda Palestina oleh ekstrimis Israel yang kini sudah ditangkap. Pada tanggal 7 Juli, Hamas menembakkan 85 roket dari Gaza ke Israel. Sebagai balasan, tanggal 8 Juli Israel memulai operasi militernya. Tanggal 11 Juli, roket diluncurkan dari Lebanon ke Israel.

Palestina, terdiri dari dua wilayah yang terpisah. Wilayah West Bank dan Gaza Strip (Jalur Gaza). Terpisah, sehingga jika Palestina merdeka, maka warga Palestina dari West Bank yang akan bepergian ke Gaza, harus melewati negara lain terlebih dahulu untuk kemudian masuk lagi ke negaranya sendiri di Gaza. Ibu kota pemerintahan berada di West Bank. Pemerintah Otoritas Palestina dijalankan oleh Fatah, sementara Jalur Gaza dikuasai Hamas.

Jalur Gaza (Gaza Strip)

Luas Jalur Gaza adalah 360 km2 (DKI Jakarta : 664 km2 daratan) maka luas Jalur Gaza kira-kira setengahnya DKI Jakarta. Berbatasan dengan Mesir (13km), Israel 59km, sisanya adalah laut Meditteranian.

Jumlah penduduk di Jalur Gaza adalah 1,816,379 (July 2014 est.). Penduduk Muslim 98.0 - 99.0% (Sunni), unspecified <1 data-blogger-escaped-.0="" data-blogger-escaped-br="">
Tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 2.91% (Indonesia, 0,91%).


West Bank

Luas West Bank: 5860 km2 (Jabodetabek 4.383 km2). Berbatasan dengan Israel (307km) dan Jordan (97km)

Jumlah penduduk West Bank adalah 2,731,052 (July 2014 est.)

Muslim 80.0 - 85.0% (Sunni), Yahudi 12.0 - 14.0%, Christian 1.0 - 2.5% (Greek Orthodox), unspecified <1.0%. Note: Jumlah penduduk Kristen menurun, disebabkan tingkat pertumbuhan penduduk muslim yang tinggi, dan tingkat kelahiran masyarakat kristen yang menurun.
Tingkat pertumbuhan penduduk West Bank 1.99% (Indonesia, 0,91%).

Tingkat pertumbuhan penduduk West Bank 1.99% (Indonesia, 0,91%).

Ekonomi West Bank

GDP per capita : $ 2,900 (Indonesia $5,200, USA $52,000)

Exports: $846.1 million (2011 est.)

stone, olives, fruit, vegetables, limestone

Imports: $5.474 billion (2011 est.)

Ekonomi Gaza tidak tercatat, mengikut West Bank.

Jika anda perhatikan, nilai expor tidak sepadan dengan nilai impor. Darimana Palestina punya uang untuk belanja impor dan menjalankan roda pemerintahan?

Palestina adalah negara yang memiliki ketergantungan tinggi kepada bantuan asing untuk menjalankan kehidupannya. Merupakan salah satu negara penerima bantuan tertinggi di dunia. Negara-negara donor bagi Palestina adalah Amerika dan Canada, Uni Eropa, Arab, Israel dan Jepang.

Jika anda menyimak pertikaian Israel - Palestina, anda akan melihat, bahwa Israel selalu berkonflik di Gaza, yang dikuasai oleh Hamas. Sementara otoritas Palestina di West Bank tidak menurunkan militernya, apalagi menembakkan roket ke Israel. Pembelaan aktif yang tidak ada terhadap wilayah negaranya yang dibombardir negara lain.

Sebagai analogi, jika Kalimantan Barat dibombardir Malaysia, apakah kita membiarkan Kalimantan Barat untuk membela diri sendiri saja? Tentu tidak. Pemerintah pasti mengirim TNI.

Terlihat sekali bahwa Otoritas Palestina melakukan pembiaran atas perilaku Israel membombardir Hamas, sekalipun terlihat kuatir terhadap apa yang terjadi atas penduduk sipil di situ. Namun, tidak melakukan apa-apa yang berarti. Malah, Israel menurunkan angkatan daratnya untuk mencari Hamas. Otoritas Palestina tidak bereaksi.

Pembelaan justru datang dari Hezbollah, yang selain meluncurkan roket dari Lebanon, juga akan menerjunkan pasukannya. Hamas memang memiliki hubungan erat dengan Hezbollah.

Dari sini, dapat ditarik kesimpulan bahwa pertikaian ini secara khusus adalah antara Israel dengan Hamas. Bukan Israel dengan Palestina.

Dunia mengutuk tragedi ini. Saya juga. Apalagi saya belum lama ini baru kembali dari Palestina, West Bank. Yang sudah saya tuliskan dan saya posting foto-fotonya di artikel Yuk Wisata ke Palestina.


Situasi West Bank yang nyaman, senyaman komplek perumahan elite di Jakarta, perkebunan yang bagus, setidaknya, saya tidak pernah melihat pola perkebunan sebaik itu di jawa, mobil-mobil baru bermerek Mercedes, BMW dan Hyundai bersliweran, membuat saya menyimpulkan, bahwa Palestina baik-baik saja dikelola oleh pemerintahnya. Namun, coba anda lihat foto-foto bagaimana kehidupan masyarakat Gaza di bawah kekuasaan Hamas. Hancur lebur ekonominya. Roket diluncurkan dari tempat umum, dan pemimpinnya menyerukan membentuk tameng manusia, sementara para so called pejuangnya bersembunyi di balik penduduk sipil dan anak-anak.

Jika West Bank bisa sedemikian bagusnya, kenapa Gaza tidak? Jelas karena pemimpinnya berbeda. Hamas, diklasifikasikan oleh dunia barat sebagai teroris. Dampak kepemimpinannya di Gaza bisa anda lihat sendiri. Ekonomi tidak jalan, penduduknya beranak banyak, bagaimana mau kasih makan? minta ke West Bank.

Korban rakyat sipil Gaza harus dihentikan. Palestina harus merdeka dulu dari Hamas agar bisa sejahtera sebagaimana rakyat Palestina yang berada di bawah pemerintahan yang resmi.

.

- Esther Wijayanti -

Previous
Next Post »