Rabu, 27 Agustus 2014

Tentang 10 Kebiasaan Sehat Yang Sekedar Mitos

Tentang Kebiasaan Sehat Yang Sekedar Mitos - Apakah kebiasaan sehat yang Anda terapkan selama ini benar-benar berguna atau ternyata hanya mitos?Sejumlah penelitian mengungkapkan ternyata hal-hal yang dipandang sehat selama ini ternyata hanya mitos.
Tentang Kebiasaan Sehat Yang Sekedar Mitos

Situs mirror edisi Kamis (24/7/2014) mengungkapkan inilah keyakinan itu.

Mitos #1

Mitos

Lebih ramping tubuh maka umur Anda lebih panjang.

Fakta

Studi baru oleh Universitas Negeri New York menemukan, menambah berat badan beberapa kilogram bisa membantu memperpanjang umur.

Mereka menemukan orang yang memiliki kelebihan berat badan yang cukup berisiko kecil meninggal akibat masalah jantung ketimbang mereka yang kekurangan berat badan.

"Mungkin kita hanya bisa berspekulasi, tapi ini mungkin karena pasien kelebihan berat badan diresepkan obat untuk melindungi jantung seperti beta blockers dan statin sehingga lebih mampu mencegah serangan," kata pemimpin peneliti Dr Abhishek Sharma.


Mitos #2

Mitos

Olahraga lima kali seminggu selama 30 menit

Fakta

Penelitian terbaru menyebutkan lebih pendek lama latihan tapi lebih tinggi intensitasnya bahkan hanya enam menit ini bisa lebih efektif untuk kebugaran tubuh.

Heriot-Watt University di Edinburgh melaporkan manfaat besar ketika relawan melakukan sesi lari 30 detik tiga kali seminggu ketimbang bersepeda.

Mitos #3

Mitos:

Daging merah tidak baik bagi jantung

Fakta

Mengkonsumsinya sebagai bagian dari diet yang seimbang, daging merah tidak menyebabkan penyakit jantung tapi memiliki banyak manfaat kesehatan.

Menurut ahli diet Dr Michael Moslet bukan lemak jenuh hewani yang menyumbat arteri tapi gula sebagai kejahatan diet yang lebih besar. Yayasan Jantung Inggris mereview 72 studi sebelumnya dan menemukan bukti bahwa lemak jenuh tidak satu satunya yang menyebabkan penyakit jantung.

Kualitas daging merah yang rendah lemak adalah satu sumber terbaik dari nutrisi yang penting bagi tubuh. Termasuk besi, seng, vitamin A, vitamin D, magnesium, selenium dan potasium, menurut penelitian British Nutrition Foundation.

Mitos #4

Mitos

Buah dan sayuran mentah lebih sehat

Fakta:

Memasak semua bahan makanan terlebih dahulu akan membuat makanan menjadi lebih mudah dicerna sehingga nutrisi pun banyak terserap.

Penikmat makanan mentah mengklaim memasak sayuran hanya akan membunuh vitamin dan mineral. Tapi studi 2008 menemukan bahwa wortel, bayam, jamur dan asparagus, kubis dan paprika memiliki antioksidan yang lebih banyak ketika dimasak ketimbang mentah.

Mitos #5

Mitos:

Selai kacang buruk bagi kesehatan

Fakta

Peneliti Harvard Medical School baru-baru ini melaporkan mengemil selai kacang lima hari seminggu dapat mengurangi setengah risiko serangan jantung. Ini karena kacang tinggi mono lemak tak jenuh yang memiliki efek kesehatan yang protektif.

Banyak penelitian menunjukkan orang yang secara teratur makan kacang-kacangan atau selai kacang memiliki risiko kecil penyakit jantung atau diabetes tipe 2 dan lebih mudah tetap langsing ketimbang mereka yang jarang makan kacang-kacangan.

Ini karena kacang mengandung protein yang membantu merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi camilan.

Mitos #6

Mitos

Terlalu lama tidur tidak berisiko apa-apa

Fakta

Terlalu lama tidur yaitu lebih dari 10 jam per malam merusak tubuh sama seperti ketika kurang tidur dari enam jam. Demikian hasil penelitian terbaru American Academy of Sleep Medicine.

Tidur yang lama apalagi posisinya horisontal dapat memperlambat aliran darah ke organ dan mempengaruhi kadar gula darah menuju peningkatan risiko serangan jantung, stroke dan diabetes.

Jumlah yang sehat adalah tujuh sampai sembilan jam setiap malamnya.

Mitos #7

Mitos

Lari marathon lebih menyehatkan

Fakta

Penelitian terbaru menunjukkan pelari jarak jauh lebih rentan terhadap radang sendi, infeksi dan cedera pinggul. Penelitian baru di AS juga menunjukkan jogging lebih dari 20 mil per minggu dapat mengurangi umur karena gangguan kesehatan jantung.

Penelitian lain dari Leicester University menemukan setelah latihan berat seperti lari marathon, sistem kekebalan tubuh habis selama berminggu-minggu. Ini mengarah ke risiko tiga kali lebih tinggi akan infeksi, pilek dan flu.

Tapi juga bukan berarti duduk-duduk santai di sofa, lari hanya beberapa kali seminggu juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh.
Mitos #8

Mitos

Popcorn adalah perusak diet sehat

Fakta

Mengakonsumsi tanpa gula atau pemanis jenis apapun dan juga garam , popcorn adalah camilan yang menyehatkan. Penelitian University of Scranton, Pennsylvania menemukan cemilan ini memiliki nutrisi yang lebih baik untuk melawan penyakit lebih dari porsi rata-rata buah dan sayuran.

Peneliti menemukan satu porsi berisi hingga 300 mg antioksidan yaitu hampir dua kali lipat ketimbang buah satu porsi yang hanya memiliki 160 mg antioksidan.

Pilih dengan rasa original.

Mitos #9

Mitos

Minyak zaitun adalah minyak lemak yang sehat untuk memasak

Fakta

Ini berpotensi buruk ketika berada pada suhu tinggi seperti saat menggoreng. Karena ketika dipanaskan sampai titik didih , minyak zaitun dan minyak lainnya mengeluarkan bahan kimia yang disebut lipid peroksida. Bahan ini dapat berekasi dengan DNA dengan cara yang sama seperti risiko terkena kanker dan penyakit jantung.

Gunakan minyak bunga matahari, kacang atau minyak kelapa untuk memasak dalam suhu yang tinggi. Jangan gunakan minyak zaitun apalagi yang jenisnya virgin ekstrak. Ini lebih sebagai dressing salad.

Mitos #10

Mitos

Superfood selebritis goji berry dan kale membuat lebih sehat

Fakta

Faktanya banyak makanan aneh muncul dengan harga yang super mahal lalu disebut sebagai superfood.

Ahli gizi Petronella Ravenshear mengatakan kale dapat menganggu fungsi tiroid dan goji berru seharusnya dikonsumsi dengan hati-hati apalagi jika memiliki arthritis.

Ada sejumlah makanan lain yagn lebih sederha dan kedengarannya tidak seksi tetapi nyatanya memeiliki sifat nutrisi yang sama baiknya dengan makanan ajaib lainnya. Seperti telur, bawang atau salmon kaleng.

"Yang perlu dikahwatirkan adalah pikiran untuk memakan lebih dari satu superfoods, ini bisa membuat pilihan makanan lain menjadi buruk di mata mereka," sambung Linda Foster.

Previous
Next Post »

Posting Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan Admin Tempepenyet.com. Admin berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.